📊

Panduan Penyajian Laporan Keuangan PSAK 1

Sep 11, 2024

PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan

Pengantar

  • PSAK 1 adalah dasar dari semua aturan mengenai penyajian laporan keuangan.
  • Pertama kali diterbitkan pada tahun 2009 dan mengalami beberapa revisi pada tahun 2013, 2015, dan 2019.
  • Fokus utama adalah tujuan laporan keuangan.

Tujuan Laporan Keuangan

  • Menyediakan informasi tentang:
    1. Posisi keuangan
    2. Kinerja keuangan
    3. Arus kas keuangan
  • Posisi dan kinerja keuangan disajikan menggunakan basis akrual.
  • Arus kas diperlukan untuk keseimbangan laporan.

Isi Laporan Keuangan

  1. Aset
    • Aset Lancar: Persediaan, piutang, beban dibayar di muka.
    • Aset Tetap: Tanah, bangunan, mesin, kendaraan.
    • Aset Tidak Berwujud: Paten, hak cipta, waralaba, goodwill, merek dagang.
  2. Kewajiban (Liabilities)
    • Jangka Pendek: Gaji yang harus dibayar, beban bunga, utang usaha.
    • Jangka Panjang: Obligasi, utang hipotek, utang bank.
  3. Ekuitas
  4. Pendapatan dan Beban
    • Termasuk laba dan rugi.
    • Kontribusi dari dan distribusi ke pemilik.
  5. Arus Kas

Komponen Laporan Keuangan

  1. Laporan Posisi Keuangan
    • Dikenal sebagai neraca.
    • Berlaku untuk satu tanggal tertentu, biasanya tanggal penutupan buku.
  2. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
    • Menunjukkan kinerja perusahaan dalam periode tertentu.
    • Termasuk laba rugi dan penghasilan komprehensif lain:
      • Selisih revaluasi aset tetap
      • Perubahan nilai investasi tersedia untuk dijual
      • Dampak translasi laporan
      • Pengukuran kembali manfaat pensiun imbalan pasti
      • Selisih keuntungan atau kerugian dari kejadian lindung nilai
    • Penghasilan komprehensif diklasifikasikan lebih lanjut:
      • Akan direklasifikasi ke laba rugi ketika syarat terpenuhi
      • Tidak akan direklasifikasi lebih lanjut
  3. Laporan Perubahan Ekuitas
    • Menampilkan perubahan pada bagian modal perusahaan.
  4. Laporan Arus Kas
    • Akan dibahas dalam PSAK 2.
  5. Catatan atas Laporan Keuangan
    • Berisi informasi tentang kebijakan akuntansi penting dan informasi penjelasan lain.
  6. Laporan Posisi Keuangan Awal Periode Sebelumnya
    • Diperlukan jika entitas menerapkan kebijakan akuntansi secara retrospektif dan melakukan restatement serta reklasifikasi item.

Penutup

  • Semua laporan keuangan memiliki prioritas yang sama, tidak ada yang lebih penting dari yang lain.
  • Tanggung jawab laporan keuangan ada pada manajemen perusahaan.
  • Pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan harus dibuat oleh manajemen entitas.