Overview
Kuliah ini membahas realisasi dan tantangan APBN hingga Mei 2025, pengaruh ekonomi global dan nasional, serta postur pendapatan, belanja, dan pembiayaan negara.
Kondisi Ekonomi Global dan Nasional
- Geopolitik memanas (perang Israel-Iran) memicu kenaikan harga minyak dan volatilitas pasar.
- Ketegangan dagang Amerika Serikat-Tiongkok sedikit mereda, tapi masih menyisakan ketidakpastian.
- Banyak negara, termasuk Indonesia, mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi karena krisis global.
- Indeks PMI manufaktur global dan Indonesia di bawah 50, menandakan kontraksi sektor manufaktur.
- Nilai tukar dan suku bunga global cenderung bergejolak, inflasi global tetap tinggi.
Perkembangan Harga dan Komoditas
- Harga minyak dan batubara fluktuatif, memengaruhi 10-13% penerimaan negara.
- Harga CPO turun Januari-Mei tapi naik dibanding tahun lalu; harga beras naik 3% yoy.
- Harga nikel turun, tembaga relatif stabil berkat permintaan teknologi.
- Komoditas sangat terpengaruh faktor geopolitik dan supply chain global.
Situasi Ekonomi Domestik
- Indeks Kepercayaan Konsumen masih di zona optimis (117).
- Penjualan mobil dan motor menurun, tapi sektor retail dan konsumsi listrik tumbuh.
- Sektor manufaktur Indonesia masih kontraktif (PMI 47,4).
- Inflasi rendah (1,6% yoy), terutama karena penurunan harga pangan (deflasi volatile food).
- Surplus neraca perdagangan Mei 2025 mencapai USD 4,9 miliar, didorong ekspor pertanian dan impor barang modal.
Asumsi dan Realisasi APBN 2025
- Pertumbuhan ekonomi Q1 2025 di 4,87%; asumsi APBN 5,2%.
- Inflasi di bawah target APBN; nilai tukar mendekati asumsi.
- Harga minyak aktual di bawah asumsi, lifting minyak/gas juga di bawah target.
- Pendapatan negara hingga Mei Rp995,3 triliun (33,1% target); belanja negara Rp1.016,3 triliun (28% pagu).
- Keseimbangan primer surplus Rp192,1 triliun; defisit keseluruhan Rp21 triliun (0,09% PDB).
- Pembiayaan anggaran terealisasi Rp324,8 triliun dari target Rp616,2 triliun.
Kebijakan dan Langkah Mitigasi
- APBN digunakan secara counter cyclical untuk menahan pelemahan ekonomi.
- Stimulus diberikan untuk UMKM, sektor padat karya, perumahan, otomotif, dan belanja prioritas nasional.
- Efisiensi dan penghematan belanja diutamakan, namun program prioritas tetap dijalankan.
- Pemerintah aktif melakukan langkah stabilisasi harga dan menjaga daya beli masyarakat.
Key Terms & Definitions
- APBN — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, rencana keuangan pemerintah tahunan.
- Defisit APBN — Selisih negatif antara pendapatan dan belanja negara.
- PMI Manufaktur — Indeks aktivitas sektor manufaktur; di bawah 50 artinya kontraksi.
- Lifting Minyak/Gas — Produksi minyak/gas harian siap jual.
- Volatile Food — Komponen pangan dengan harga sangat berfluktuasi.
- Counter Cyclical — Kebijakan fiskal untuk menahan dampak negatif siklus ekonomi.
Action Items / Next Steps
- Cermati presentasi lanjutan mengenai detail belanja, pendapatan, dan pembiayaan negara.
- Amati perubahan asumsi makro dan realisasinya tiap bulan.
- Pelajari kebijakan APBN terbaru sesuai situasi global dan nasional.