🥔

Usaha Keripik Kentang Kriken di Medan

Sep 14, 2024

Catatan Kuliah: Usaha Keripik Kentang Kriken

Pengenalan

  • Pembicara berada di rumah produksi cemilan Kripi Kentang (Kriken).
  • Kriken beralamat di Medan Sunggal.
  • Dipimpin oleh Bu Vivin sebagai owner.
  • Proses produksi meliputi: produksi, pengemasan, dan pemasaran.

Produksi

  • Produksi kerikentang dilakukan di pagi hari.
  • Dalam sehari dapat memproduksi puluhan bungkus.
  • Keriken dapat dinikmati sebagai cemilan atau pendamping nasi.
  • Dikenalkan di berbagai event, bazar, dan pameran di Medan.

Sejarah Usaha

  • Kriken dimulai fokus pada tahun 2019, bulan Desember.
  • Menghadapi tantangan COVID-19 setelah 3 bulan beroperasi.
  • Beradaptasi dengan beralih ke penjualan online yang berkembang pesat.

Pemasaran dan Penjualan

  • Menggandeng mahasiswa sebagai reseller selama masa COVID.
  • Berhasil menemukan formula untuk jualan online, khususnya di marketplace.
  • Kira-kira 90% pemasaran dilakukan secara online.
  • Juga tersedia di toko oleh-oleh, catering, dan kerjasama B2B.

Varian Produk

  • Nama "Kriken" berasal dari singkatan "kripik kentang" dan juga berarti "habiskan" dalam bahasa Karo.
  • Varian produk:
    • Original
    • Balado
    • Kriken teri
    • Keripik bawang
    • Stick kentang keju
    • Sambal teri kacang
  • Rentang harga: Rp15.000 - Rp50.000.

Omset

  • Omset meningkat sejak awal usaha, di atas Rp500 juta.
  • Alhamdulillah, sudah berkontribusi untuk membayar pajak.

Partisipasi dan Bazar

  • Aktif mengikuti bazar dan pameran yang diselenggarakan pemerintah.
  • Produk selalu sold out di setiap pameran.
  • Keripik kentang adalah makanan favorit banyak orang.

Terobosan dan Kolaborasi

  • Bekerja sama dengan UMSU untuk menciptakan wirausaha muda.
  • Mendorong diskusi dan menciptakan produk baru bersama mahasiswa.

Penutup

  • Harapan untuk produk Kriken dikenal sebagai oleh-oleh khas Medan.
  • Fokus pada kualitas produk agar pelanggan puas dan melakukan repeat order.