📦

Proses Desain Kemasan yang Efektif

Oct 21, 2024

Ikhtisar Proses Desain Kemasan

Tujuan Desain Kemasan

  • Menciptakan desain yang menarik, komunikatif, dan atraktif.
  • Mematuhi aturan pelabelan kemasan.
  • Menyampaikan informasi kepada calon pembeli dan merangsang mereka untuk memilih produk tersebut.

Tahapan Proses Desain

  1. Pradesain (Persiapan Desain)

    • Mengumpulkan data dari platform iklinikdesignmerekemas.commonperin.go.id.
    • Menyiapkan data pendukung: dimensi, volume, berat produk.
    • Alat yang diperlukan: kamera, alat ukur (penggaris, timbangan).
    • Perangkat keras: komputer desain, printer warna (A3/A4), internet.
    • Software desain 2D: Adobe Insta atau lainnya.
  2. Proses Desain

    • Desain logo: Membuat sketsa, mendesain dengan komputer.
    • Desain kemasan: Desain kemasan custom dan pelabelan pada kemasan siap pakai.
    • Layouting: Menempatkan unsur pelabelan sesuai peraturan.
    • Menghasilkan beberapa alternatif desain yang menarik.
  3. Pembuatan Dummy Kemasan

    • Mensimulasikan hasil desain.
    • Melihat akurasi ukuran, lipatan, kuncian, dll.
    • Alat dan bahan: software desain 2D, komputer, printer warna A3, alat potong (cutter, gunting), matras, penggaris, meja kerja.
    • Bahan dummy: kertas HVS A3, kertas stiker, karton A3, aksesoris (tali, belt, kancing logam, eyelet).
  4. Review Desain

    • Memeriksa fungsi teknis, bentuk, ukuran, warna, struktur, pelabelan, merek, informasi produk, material, proses produksi, biaya, dll.
  5. Perbaikan Desain

    • Memperbaiki kekurangan dari hasil review dummy.
  6. Final Desain

    • Menyiapkan dokumen soft file desain.
    • Menyiapkan gambar/foto produk kemasan 3D.
    • Mengunggah ke halaman portfolio akun klinik kemasan atau rumah kemasan.