Coconote
AI notes
AI voice & video notes
Try for free
📜
Sejarah Lengkap Kerajaan Sambas
Aug 29, 2024
Sejarah Kerajaan Sambas
Lokasi dan Sumber Sejarah
Terletak di Provinsi Kalimantan Barat.
Sumber sejarah:
Kitab sastra: Asal Raja-Raja Sambas, Silsilah Kerajaan Sambas, Hikayat Banjar, Negara Kertagama.
Hubungan sejarah dengan kerajaan lain: Brunei, Johor, Sarawak, Sukadana, Ratu Sepudak, Singasari, Majapahit, dan Demak.
Awal Mula Kerajaan Sambas
Eksistensi tercatat sejak abad ke-13.
Penemuan arkeologi menunjukkan adanya Kerajaan Sanuju sekitar abad ke-6 atau 7 Masehi.
Kerajaan Sanuju berdiri karena lokasi strategis di Selat Malaka.
Perkembangan Kerajaan Sambas
Abad ke-14: Dipimpin oleh Raja Rio/Neneng Rio/Nekriuh.
Ekspedisi Pamalayu (Majapahit) memberi dampak pada berdirinya Kerajaan Sambastua dipimpin Raden Janur (1364 M).
Raden Janur mendirikan pemerintahan baru setelah berinteraksi dengan penduduk lokal.
Pergantian Pemimpin
Raden Janur tidak memiliki keturunan, mengangkat Tan Unggul.
Tan Unggul dikudeta oleh rakyat Sambas, pemerintahan kembali diambil alih Majapahit.
Hubungan Perdagangan
Kerajaan Sambas menjalin hubungan dengan Dinasti Ming, Cina pada tahun 1407.
Pemukiman Hui Muslim Hanafi didirikan di Sambas.
Masa Kesultanan Sambas
1525: Kedatangan bangsawan Majapahit yang melarikan diri dari Kerajaan Demak.
1535: Panembahan Sambas diangkat sebagai raja.
Berganti kepemimpinan: Ratu Timbang Paseban, Ratu Sapudak.
Perjanjian dengan VOC (1609) untuk menghadapi ancaman Brunei.
Peningkatan Pengaruh Islam
Munculnya Kesultanan Sambas di tengah perkembangan Islam di Nusantara.
Raden Sulaiman menikahi Putri Bungsu dan diangkat sebagai Menteri Besar.
Konflik Internal
Raden Sulaiman menghadapi konflik dengan Raden Aryo Mangkurat.
Raden Sulaiman meninggalkan kerajaan, membangun pemerintahan baru di Muara Ulakan.
Dinobatkan sebagai Sultan Muhammad Syafiuddin I (tahun 1040 Hijriah).
Penerus dan Hubungan Keluarga
Raden Bima diangkat menjadi Sultan Muhammad Tajuddin (1668-1708).
Penerus: Raden Milian, Raden Bungsu.
Era Kolonial
1812: Serangan Inggris terhadap Sambas.
1824: Traktat London, Belanda menguasai Kerajaan Sambas.
Sultan Muhammad Syafiuddin II memimpin dan membangun pendidikan.
Masa Modern
Pangeran Ratu Muhammad Taufik sebagai putra mahkota, meninggal pada 1984.
Raja-Raja Kerajaan Sambas
Kerajaan Hindu Ratu Sepudak
Raden Janur
Tang Nunggal
Ratu Sepudak
Pangeran Prabu Kencana
Raden Bekut
Raden Mas Dungun
Kesultanan Islam Sambas
Sultan Muhammad Syafiuddin I
Sultan Muhammad Tajuddin
Sultan Umar Akamuddin I
Sultan Abu Bakar Kamaluddin I
Sultan Umar Akamuddin II
Sultan Ahmad Tajuddin
Sultan Abu Bakar Tajuddin I
Sultan Muhammad Ali Syafiuddin I
Sultan Usman Kamaluddin
Sultan Umar Akamuddin III
Sultan Abu Bakar Tajuddin II
Sultan Muhammad Syafiuddin II
Sultan Muhammad Ali Syafiuddin II
Sultan Muhammad Mulya Ibrahim Syafiuddin
Pangeran Ratu Muhammad Taufik
Pangeran Ratu Winata Kusuma
Pangeran Ratu Muhammad Tarhan
Sistem Pemerintahan
Dipimpin oleh Ratu Anom Kesumayuda.
Jabatan penting: Pangeran Mangkurat, menteri, dan jabatan lainnya.
Di bawah kolonial, Sultan harus disetujui oleh pemerintah kolonial.
Wilayah Kekuasaan
Kota Lama, Kota Bangun, Kota Bandir, Lubuk Madung, Muara Ulakan.
Kesimpulan
Kerajaan Sambas memiliki garis keturunan dari Kerajaan Hindu hingga Islam.
Menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
📄
Full transcript