Coconote
AI notes
AI voice & video notes
Try for free
📚
Persiapan Assessment Diagnostik untuk Murid
Sep 30, 2024
Catatan Kuliah: Persiapan Assessment Diagnostik
Pendahuluan
Salam kepada Ibu dan Bapak Guru.
Topik kali ini: Persiapan assessment, khususnya assessment diagnostik.
Pentingnya Assessment Diagnostik
Murid di kelas yang sama memiliki:
Kebutuhan kemampuan yang berbeda.
Latar belakang dan pengalaman yang berbeda.
Tingkat kematangan yang berbeda.
Assessment diagnostik membantu guru untuk:
Mengidentifikasi kebutuhan murid.
Memetakan kemampuan murid untuk pengajaran yang lebih efektif.
Definisi Assessment Diagnostik
Bertujuan untuk:
Mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, dan kelemahan murid.
Membantu guru merencanakan pembelajaran yang sesuai.
Tahapan Penyusunan Assessment Diagnostik
Menganalisis rapor murid tahun sebelumnya.
Meninjau rapor dan berbicara dengan guru sebelumnya.
Mengidentifikasi kompetensi yang akan diajarkan.
Membuat indikator turunan dari kompetensi.
Menyusun instrumen asesmen.
Menggali informasi tentang murid.
Latar belakang keluarga, motivasi, minat, sarana belajar.
Melaksanakan assessment dan mengolah hasil.
Menggunakan data hasil assessment untuk perencanaan pembelajaran.
Pembelajaran bermakna dan tepat sasaran sesuai karakteristik murid.
Contoh Kasus: Pak Doni
Pak Doni
: Guru kelas 5 SD, mengajar materi kegiatan ekonomi (IPAS).
Memperkenalkan tiga contoh kegiatan ekonomi: produksi, konsumsi, distribusi.
Menggunakan diskusi dan tanya-jawab untuk menilai kemampuan prasyarat murid.
6 contoh pertanyaan mengukur 4 kemampuan prasyarat:
Mengamati, menganalisis, mengkomunikasikan gagasan.
Mempertanyakan dan memprediksi.
Hasil asesmen memetakan kemampuan murid:
Melampaui, memenuhi, memenuhi sebagian, belum memenuhi.
Penggunaan Data Hasil Assessment Diagnostik
Memudahkan pemetaan kemampuan murid.
Untuk kelompok murid:
Mahir: Berikan tantangan.
Berkembang: Modifikasi tugas sesuai kebutuhan.
Assessment juga dapat memetakan kemampuan umum.
Waktu Pelaksanaan Assessment Diagnostik
Dilakukan pada:
Awal tahun ajaran.
Awal pembahasan materi baru.
Membuat soal sesuai kompetensi penting.
Keterampilan Proses dalam MAPEL IPAS
Keterampilan proses merupakan siklus dinamis, tidak terikat urutan langkah.
Pencatatan keterampilan dapat dilakukan dengan catatan anekdotal.
Hal ini dapat diterapkan pada mata pelajaran lain.
Fleksibilitas dalam Assessment Diagnostik
Guru dapat memodifikasi instrument sesuai kebutuhan.
Tahapan penyusunan dapat disederhanakan jika diperlukan.
Penutup
Evaluasi praktek asesmen yang dilakukan.
Proses belajar tidak berhenti pada asesmen.
Pentingnya pengembangan diri sebagai pendidik.
Terima kasih atas partisipasinya, tetap semangat!
📄
Full transcript