🛡️

Memahami Sistem Pertahanan Tubuh

Sep 9, 2024

Sistem Pertahanan Tubuh

Pembukaan

  • Selamat datang di Kia Akademi Youtube Channel.
  • Sebelum pandemi, kehidupan normal dengan aktivitas sosial.
  • Pandemi mengubah kebiasaan: penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan.
  • Penting untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, salah satunya melalui vaksinasi.

Sistem Pertahanan Tubuh

  • Definisi: sistem yang mengenali, menghancurkan, dan menetralkan benda asing dan patogen.
  • Fungsi:
    • Melindungi dari mikroba penyebab penyakit (virus, bakteri, protozoa, jamur).
    • Menghancurkan jaringan sel mati/rusak.
    • Mengenali dan menghancurkan sel abnormal.

Penggolongan Sistem Pertahanan Tubuh

1. Pertahanan Tubuh Non-Spesifik

  • Sistem pertama yang tidak membedakan jenis patogen.
  • Sudah ada sejak lahir.

2. Pertahanan Tubuh Spesifik

  • Sistem yang bekerja setelah patogen melewati pertahanan non-spesifik.
  • Bersifat adaptif, memberikan imunitas setelah terpapar.

Jenis-jenis Sistem Pertahanan Tubuh

A. Sistem Pertahanan Non-Spesifik

  1. Pertahanan Fisik
    • Kulit dan membran mukosa menghalangi patogen.
    • Kulit mengandung keratin dan sedikit air.
  2. Pertahanan Mekanis
    • Rambut hidung menyaring udara.
    • Silia di trakea menyapu partikel berbahaya.
  3. Pertahanan Kimiawi
    • Sekret kulit dan membran mukosa mengandung zat penghambat mikroba.
    • Air mata dan saliva mengandung enzim lisozim.
  4. Pertahanan Biologis
    • Bakteri tidak berbahaya bersaing dengan bakter patogen.

B. Respons Peradangan (Inflamasi)

  • Respons terhadap kerusakan jaringan.
  • Gejala: nyeri, kemerahan, panas, bengkak.
  • Mekanisme:
    1. Kerusakan jaringan mengaktifkan mastocyt.
    2. Histamin menyebabkan pelebaran pembuluh darah.
    3. Sel phagocyt (neutrophil, monocyt) menuju lokasi infeksi.

C. Phagocytosis

  • Proses pencernaan mikroba oleh sel phagocyt:
    1. Pengenalan mikroba.
    2. Kemotaksis: sel phagocyt bergerak menuju mikroba.
    3. Pelekatan: partikel melekat pada reseptor phagocyt.
    4. Penelanan: sel phagocyt menelan partikel.
    5. Pencernaan: lisosom menghancurkan partikel.
    6. Pengeluaran produk sisa.

D. Protein Antimikroba

  • Protein Komplement: membunuh bakteri dengan membentuk lubang pada dinding sel.
  • Interferon: protein antivirus yang menghalangi replikasi virus.

Kesimpulan

  • Sistem pertahanan tubuh meliputi pertahanan non-spesifik dan spesifik.
  • Di video selanjutnya akan dibahas sistem pertahanan lapis ketiga, yaitu limfosit dan antibody.
  • Jangan lupa subscribe untuk video-video terbaru.