🚫

Dampak Kesehatan Penggunaan Zat Adiktif

Aug 27, 2024

Dampak Penggunaan Zat Adiktif bagi Kesehatan

Pengantar

  • Banyak dampak buruk dari penggunaan zat adiktif terhadap kesehatan.

Penggunaan Narkotika

Jangka Pendek

  • Heroin, morfin, opium, dan kodein:
    • Menghilangkan rasa nyeri.
    • Mengurangi ketegangan.
    • Rasa nyaman diikuti perasaan seperti mimpi dan mengantuk.

Jangka Panjang

  • Ketergantungan.
  • Risiko overdosis.
  • Masalah kesehatan: sembelit, gangguan siklus menstruasi, impotensi.
  • Risiko penularan penyakit melalui jarum suntik tidak steril: hepatitis, HIV/AIDS.

Penggunaan Ganja

Efek Jangka Pendek

  • Rasa cemas dan gembira.
  • Banyak bicara, tertawa, halusinasi.
  • Perubahan persepsi waktu dan ruang.
  • Gejala fisik: peningkatan denyut jantung, mata merah, mulut dan tenggorokan kering.

Efek Jangka Panjang

  • Daya pikir berkurang.
  • Motivasi belajar menurun.
  • Perhatian terhadap lingkungan berkurang.
  • Radang paru-paru dan menurunnya daya tahan tubuh.
  • Gangguan sistem peredaran darah.

Penggunaan Kokain

Efek Jangka Pendek

  • Rasa percaya diri meningkat.
  • Banyak bicara, hilangnya rasa lelah dan kebutuhan tidur.
  • Halusinasi penglihatan dan perabaan.

Efek Jangka Panjang

  • Kurang gizi dan anemia.
  • Kerusakan pada hidung.
  • Gangguan jiwa.

Penggunaan Psikotropika

Jangka Pendek

  • Ekstraksi metilendioksimetamfetamin (MDMA) dan sabu (metamfetamin):
    • Terjaga, tidak tidur, rasa riang, perasaan melambung.
    • Gejala fisik: berkeringat, jantung berdebar, tekanan darah meningkat.

Jangka Panjang

  • Kurang gizi dan anemia.
  • Penyakit jantung, gangguan jiwa, risiko stroke.

Penggunaan Zat Psikoaktif Lainnya

Inhalansia

  • Risiko kematian mendadak akibat kekurangan oksigen.
  • Halusinasi dan persepsi yang salah.

Alkohol

Efek Jangka Pendek

  • Mabuk, jalan sempoyongan, keinginan merusak.
  • Risiko kecelakaan akibat mengemudi dalam keadaan mabuk.

Efek Jangka Panjang

  • Kerusakan hati dan kelenjar getah lambung.
  • Gangguan sistem saraf dan jantung.
  • Risiko kanker.
  • Risiko cacat pada bayi jika ibu hamil adalah pecandu alkohol.

Rokok

  • Mengandung nikotin dan 4000 senyawa berbahaya.
  • Menyebabkan: kanker paru, penyempitan pembuluh darah, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, impotensi.