Overview
Kuliah ini membahas prosedur pemberian obat sitostatika (kemoterapi) pada pasien kanker, terutama anak-anak, serta langkah-langkah keselamatan bagi perawat.
Definisi dan Tujuan Kemoterapi
- Kemoterapi adalah pemberian obat sitostatika pada pasien kanker untuk menekan pertumbuhan sel kanker.
- Tujuan utama kemoterapi adalah menghambat proliferasi (pertumbuhan) sel kanker.
Persiapan Pemberian Kemoterapi
- Pastikan kondisi umum pasien stabil: tanda vital normal, hasil laboratorium dalam batas normal.
- Kondisi psikologis dan emosional pasien juga harus baik, terutama pada pasien anak.
- Perawat wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap: baju, goggles, masker, sarung tangan rangkap dua, dan sepatu khusus.
Pencegahan Kontaminasi dan Langkah Keselamatan
- Obat sitostatika harus diletakkan di wadah khusus untuk mencegah kontaminasi.
- Botol, ampul, dan vial bekas obat kemoterapi langsung dimasukkan ke kantong sampah plastik khusus dan diberi label risiko tinggi.
- Prosedur pembersihan alat dan penanganan limbah harus dilakukan sesuai SOP untuk mengurangi risiko paparan.
Tahapan Tindakan Pemberian Kemoterapi
- Ikuti tahapan preinteraksi, interaksi, dan evaluasi sesuai standar operasional prosedur (SOP).
- Setiap langkah harus dilaksanakan dengan hati-hati pada pasien usia anak/remaja.
Key Terms & Definitions
- Sitostatika — obat yang digunakan untuk menekan atau menghentikan pertumbuhan sel kanker.
- Kemoterapi — terapi menggunakan obat sitostatika pada pasien kanker.
- APD (Alat Pelindung Diri) — perlengkapan pelindung bagi perawat untuk mencegah paparan zat berbahaya.
Action Items / Next Steps
- Pelajari lebih lanjut tentang SOP pemberian kemoterapi.
- Pastikan semua prosedur keselamatan dipraktikkan saat pemberian kemoterapi.
- Lakukan evaluasi kondisi pasien sebelum, selama, dan setelah pemberian obat.