📚

Fikih Ibadah dan Tuhar dalam Islam

Feb 27, 2025

Catatan Kuliah Fikih Ibadah

Pengantar

  • Semester 1: Pembahasan fikih ibadah, toharoh, dan sebagian fikih sholat.
  • Penulis kitab: Al-Qadi Abu Suja' Ahmad Ibnu Hussein Ibnu Ahmad Al-Asfahani Al-Shafi'i.
  • Lahir: 433/434 Hijriyah di Basrah, Irak.
  • Menjabat sebagai Qadi (hakim) dan terkenal dengan keadilannya.
  • Mengajar di Basrah selama lebih dari 40 tahun.
  • Wafat tidak diketahui, tetapi diperkirakan sekitar 520 Hijriyah.

Kitab Goyatul Ikhtisor

  • Nama asli: Goyatul Ikhtisor, dikenal juga sebagai Matan al-Goyah wa Takrib.
  • Termasuk kitab muhtasar al-fiqh yang direkomendasikan untuk mempelajari fikih Syafi'i secara ringkas.
  • Banyak para ulama yang mensyarah (memberi komentar) kitab ini.

Syarah yang Terkenal

  1. Ifayatul Akhyar - Karya Taqiuddin Abu Bakar Ibn Muhammad Al-Husayni Al-Hisni Ad-Dimashqi.
  2. Fathul Qarib Al-Mujib - Karya Abu Abdullah Muhammad Ibn Qasim Al-Ghazi.
  3. Hasyih Al-Qalyubi - Karya Sheikh Ahmad Al-Qalyubi.
  4. Al-Iqna' - Karya Syekh Muhammad Ashir Bini Al-Khatib.
  5. Syarah Modern - Atadhipi Adillah Matanul Gaya Takrib oleh Dr. Mustafa Al-Bukhari.

Mukaddimah Kitab

  • Bismillahirrahmanirrahim - Dengan nama Allah.
  • Alhamdulillah - Segala puji bagi Allah.

Definisi Pujian kepada Allah

  • Pujian dengan pengagungan, bukan sekadar pujian.
  • "Lillah" - Pujian hanya khusus kepada Allah SWT.

Salawat kepada Nabi Muhammad SAW

  • Salawat dari Allah: Pujian kepada Nabi di tempat tertinggi.
  • Salawat dari malaikat: Memintakan ampun untuk Nabi.
  • Salawat dari umat: Doa untuk Nabi dan keluarganya.

Bab Pertama: Tuhar

  • Tuhar: Bersuci.
  • Air sebagai alat untuk bersuci.

Macam-Macam Air

  1. Air dari Langit: Air hujan.
  2. Air Laut: Suatu dalil bahwa air laut suci dan halal.
  3. Air Sungai: Hadis Rasulullah terkait air sungai yang mengalir.
  4. Air Sumur: Hukum air sumur suci dan mensucikan.
  5. Mata Air: Air dari permukaan bumi.
  6. Air Salji: Air es.
  7. Air Timbul: Air yang keluar dari perut bumi.

Pembagian Air

  1. Air Suci & Mensucikan (Tahurun): Air mutlak, tidak tercampur.
  2. Air Suci tetapi Makruh (Taahirun Mutahir): Contoh: air musyamas.
  3. Air Suci tetapi Tidak Mensucikan: Air yang sudah digunakan (musta'mal) dan air yang tercampur.
  4. Air Najis: Air yang terkena benda najis, tergantung pada ukuran dan perubahan sifat.

Dalil-Dalil

  • Al-Qadi Abu Suja mengutip firman Allah dan hadis Nabi untuk mendukung hukum tentang air.

Pertanyaan dan Jawaban

  • Diskusi tentang air musta'mal dan penggunaan air untuk memandikan jenazah.
  • Penjelasan tentang hadis terkait Ibu Nda Aisyah dan penggunaan air.

Penutup

  • Pentingnya memahami fikih syafi'i.
  • Doa penutup: Kaffaratul majlis.

Semoga catatan ini bermanfaat untuk belajar dan mengingat materi yang telah disampaikan.