Innalhamdalillah, kita memuji Allah dan memohon ampun kepada-Nya.
Khotbah ini membahas perumpamaan dalam Al-Qur'an.
Perumpamaan dalam Al-Qur'an
Allah menggunakan hewan sebagai perumpamaan untuk pengajaran manusia.
Contoh hewan yang digunakan:
Nyamuk
Lalat
Lebah
Laba-laba
Anjing
Keledai (Himar)
Perumpamaan Keledai
Al-Qur'an dan Taurat
Allah menggambarkan orang-orang yang mendapatkan Taurat tetapi tidak mengamalkan isi kitab tersebut, seperti keledai yang membawa buku-buku tebal tanpa memahami isinya.
Ayat terkait: "Matsalul milladina kadzabu bi ayatillah wa Allah la yahdil qawmal zalimin."
Makna Perumpamaan
Pertama: Orang Yahudi yang menerima Taurat tetapi tidak memahami isinya. Mereka hanya membaca tanpa mengerti, seperti keledai yang tidak bisa membaca.
Kedua: Para pendeta Yahudi yang mengerti isi Taurat tetapi tidak mengamalkannya. Semakin banyak ilmu yang tidak diamalkan, semakin berat beban di akhirat.
Bahaya Ilmu yang Tidak Diamalkan
Hadis Nabi Muhammad SAW: "Al-Qur'an itu hujjah bagi kamu, bisa menjadi syafaat atau bencana bagi kamu di hari kiamat."
Orang Yahudi mengetahui tentang Nabi Muhammad SAW tetapi tetap kafir karena hasad dan ketidakpuasan.
Sifat-Sifat Orang Yahudi
Mereka menyembunyikan ayat tentang rajam dalam Taurat.
Ketika ada kasus perzinaan, mereka mengubah hukum untuk melindungi pembesar mereka.
Peringatan bagi umat Islam untuk tidak menyembunyikan ilmu dan mengamalkannya.
Peringatan tentang Al-Qur'an
Allah menggambarkan orang kafir seperti himar yang kabur dari singa ketika dibacakan Al-Qur'an.
Kafir yang menolak peringatan Allah seperti himar yang takut akan ancaman.
Nasihat Mengenai Kesombongan
Jangan berjalan atau berbicara dengan sikap sombong.
Suara yang paling buruk adalah suara keledai. Suara keras tidak menandakan kehebatan.
Nasihat Luqman: Jangan sombong, bicaralah dengan suara yang wajar.
Penutup
Semoga perumpamaan yang disampaikan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.