📜

Sejarah Kolonialisme dan Dampaknya

Aug 27, 2024

Catatan Kuliah Sejarah Kelas 11

Pendahuluan

  • Pembicara: Iman Zanatul Hairi
  • Materi: Sejarah terkait Kolonialisme

Latar Belakang Kolonialisme

  • Perdagangan dunia sudah ada sebelum kedatangan bangsa barat.
  • Jalur perdagangan utama:
    • Jalur Sutra:
      • Menghubungkan China (Shanghai, Xi'an) dengan Eropa (Konstantinopel).
    • Jalur Rempah:
      • Melalui laut dari China (Fuzhou) ke berbagai lokasi seperti Maluku, Banten, Malaka.

Penyebab Kedatangan Bangsa Barat

  • Jatuhnya Konstantinopel sebagai pintu masuk perdagangan.
  • Spirit internal bangsa barat:
    • Mencari kekayaan (gold), kekuasaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel).
  • Abad Penjelajahan:
    • Negara-negara barat memetakan dunia dan mulai menjelajahi.

Negara-Negara Kolonial

  • Dua negara kolonial terkenal: Spanyol dan Portugis.
  • Perjanjian Tordesillas dan Zagarosa:
    • Membagi dunia antara Spanyol dan Portugis.
  • Perlawanan terhadap kedatangan Portugis di Indonesia:
    • Aceh, Ternate, Kesultanan Demak.

Kolonialisme Modern

  • Kemunculan negara kolonial baru: Inggris, Perancis, Belanda.
  • Belanda mendirikan VOC (Veraging Oost Indies Company) pada tahun 1602.
    • Perusahaan multinasional yang sangat berkuasa.
    • VOC bangkrut karena korupsi dan masalah lainnya.
  • Perancis dan Inggris terlibat dalam penguasaan Indonesia.
    • Gubernur jenderal Perancis: Hernan William Dendros.
    • Gubernur jenderal Inggris: Thomas Talforafles.

Keistimewaan VOC

  • VOC memiliki hak oktroy:
    • Monopoli dagang, mencetak uang, perwakilan pemerintahan.
    • Mengadakan perjanjian, hak untuk berperang.
    • Memiliki kehakiman dan angkatan perang.
    • Memutuskan pajak.

Tanam Paksa (Kultur Stelsel)

  • Diperkenalkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van der Bosch.
  • Fokus pada tanaman komoditas baru seperti kopi, gula, teh.
  • Praktik tanam paksa merugikan masyarakat:
    • Petani menanam melebihi ketentuan.
    • Kelebihan penjualan dimanfaatkan pegawai kolonial sebagai bonus.

Penutup

  • Kesimpulan: Kebijakan kolonial sangat menguntungkan bagi pihak kolonial tetapi merugikan rakyat Indonesia.