Overview
Diskusi antara Dr. Tirta dan Dr. Jason membahas pengalaman studi dan karier Dr. Jason di luar negeri, serta analisis biomekanik, teknologi sepatu lari, perbedaan material, fenomena patahnya carbon plate, hingga tantangan dan rekomendasi bagi brand sepatu lokal Indonesia.
Latar Belakang Dr. Jason & Pendidikan
- Dr. Jason menempuh pendidikan dokter umum di China karena alasan biaya, program MBBS, dan teknologi maju.
- Melanjutkan S2 di Jepang bidang Sports Science and Medicine.
- Selesai studi master dalam 2 tahun, sempat bekerja di Australia sebagai peneliti gait (ilmu jalan dan lari).
- Kembali ke Indonesia Januari 2024 untuk mengembangkan sport science dan biomekanik sepatu.
Alasan Kembali ke Indonesia
- Melihat peluang pasar olahraga dan sport science di Indonesia sangat besar.
- Ingin menerapkan pendekatan individualized recommendation untuk sepatu dan sport clinic.
- Minat masyarakat, terutama Gen Z, terhadap olahraga terus meningkat.
Analisis Biomekanik Sepatu Lari
- Teknologi foam super critical (PEBA) pada sepatu lari memberikan bounce, tetapi lebih cepat aus.
- Penyisipan plat (plat kecil atau full length) memberi efek responsif dan stabilitas.
- Sepatu all-rounder mendominasi pasar karena cocok untuk pace pelan maupun cepat.
- Subjektivitas kenyamanan sepatu bergantung pada biomekanik dan bentuk anatomi kaki pemakai.
Diskusi Produk: Sepatu dan Material
- Super Blast dan Magic Speed dibandingkan dengan keunggulan dan kelemahan masing-masing.
- Heel drop berpengaruh pada gait dan kenyamanan, terutama bagi pemakai yang banyak berjalan.
- Sepatu dengan plat karbon exposed rentan patah, terutama pada medan tidak rata.
- Sepatu high-performance kurang aman untuk aktivitas walking harian karena risiko cedera lebih tinggi.
Keamanan dan Durabilitas Sepatu
- Plat karbon bisa patah jika sering terkena beban berlebihan, medan kasar, atau desain exposed tipis.
- Lem tidak dapat mengembalikan kekuatan plat karbon yang patah, risiko cedera meningkat bila tetap digunakan.
Sepatu Lokal & Tantangan R&D
- Brand lokal perlu investasi serius di riset dan pengembangan, bukan hanya desain atau white label dari luar.
- Daily trainer lokal masalah utama di material outsole yang kurang durable.
- Untuk performance shoes, penting kolaborasi antara sport science dan material science.
- R&D dari sepatu performance idealnya memakan waktu 1-2 tahun terutama di tahap awal.
Rekomendasi / Saran
- Pilih sepatu berjalan dengan cushioning empuk untuk mengurangi beban pada dengkul saat commuting.
- Hindari memakai super shoes berbahan karbon untuk harian atau jalan kaki biasa.
- Jika sudah memiliki sepatu karbon exposed, gunakan di jalur mulus dan hindari permukaan berkerikil.
Pertanyaan / Tindak Lanjut
- Episode berikutnya akan bahas review berbagai brand lokal dan analisis artikel sepatu performance Indonesia sesuai masukan netizen.