🌍

Teori Perdagangan Internasional dan Praktiknya

Sep 18, 2024

Catatan Kuliah: Perdagangan Internasional (Bagian 2)

Pendahuluan

  • Pembahasan lanjutan mengenai Perdagangan Internasional.
  • Fokus pada dua teori:
    • Aliran Merkantilisme
    • Teori Keunggulan Mutlak

Aliran Merkantilisme

  • Definisi:
    • Berasal dari kata "merchant" (pedagang).
    • Tokoh: Jean Baudin, Thomas Mun, Colbert (aliran praklasik).
  • Pandangan Kaum Merkantilisme:
    1. Sumber kekayaan negara adalah logam mulia (emas/perak).
    2. Surplus perdagangan luar negeri (ekspor > impor) adalah kunci.
    3. Mendorong ekspor dan membatasi impor.
    4. Kebijakan proteksi untuk melindungi produk dalam negeri.
      • Contoh: Tarif pajak untuk barang impor dan kuota.

Teori Keunggulan Mutlak (Adam Smith)

  • Pemikiran Adam Smith:
    • Bapak paham liberal.
    • Perekonomian tanpa campur tangan pemerintah.
    • Konsep "invisible hand" dalam mekanisme pasar.
  • Asumsi Teori:
    1. Hanya ada dua negara dan dua barang.
    2. Teknologi dan biaya produksi tetap.
    3. Ongkos transportasi konstan.
    4. Mobilitas faktor produksi dan distribusi pendapatan tetap.
  • Pandangan Adam Smith dalam perdagangan internasional:
    1. Kemampuan suatu negara ditentukan oleh GDP dan kontribusi perdagangan internasional.
    2. Mengurangi intervensi pemerintah untuk menciptakan perdagangan bebas.
    3. Persaingan antar produsen meningkat dengan perdagangan bebas.
    4. Spesialisasi dan pembagian kerja meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Ilustrasi Teori Keunggulan Mutlak

  • Contoh:
    • Jepang lebih baik memproduksi otomotif dan elektronik.
    • Indonesia lebih baik memproduksi rempah-rempah dan nikel.
  • Teori Keunggulan Mutlak:
    • Suatu negara harus mengekspor barang yang diproduksi dengan biaya lebih murah dan mengimpor barang yang tidak efisien diproduksi sendiri.

Contoh Perhitungan

  • Indonesia vs India:
    • Indonesia:
      • Beras: 100 kg
      • Tekstil: 40 meter
    • India:
      • Beras: 30 kg
      • Tekstil: 120 meter
  • Hasil:
    • Indonesia unggul dalam beras, India unggul dalam tekstil.
    • Spesialisasi dan perdagangan internasional menguntungkan kedua negara.

Kesimpulan

  • Perdagangan internasional berdasarkan teori merkantilisme dan keunggulan mutlak dapat mendorong ekonomi negara.
  • Pentingnya spesialisasi dalam produksi untuk efisiensi dan keuntungan.