📚

Kurikulum Merdeka dan Kualitas Pendidikan

Sep 13, 2024

Catatan Kuliah: Pendidikan dan Kurikulum Merdeka

Kualitas Belajar Siswa Indonesia

  • Hasil studi nasional dan internasional menunjukkan kualitas belajar siswa Indonesia masih rendah.
  • Indikator utama: PISA (Program for International Student Assessment)
    • Siswa Indonesia masih kesulitan dalam literasi dan numerasi.
    • Banyak siswa tidak dapat memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar.

Kesenjangan Kualitas Belajar

  • Terdapat kesenjangan antara kualitas belajar di daerah desa dan kota.
  • Kesenjangan juga terlihat berdasarkan kelompok pendapatan.
  • Pandemi COVID-19 memperburuk situasi, dikenal sebagai learning loss.

Upaya Pemerintah

  • Transformasi kurikulum dan pembelajaran melalui implementasi Kurikulum RDK.
  • Program reformasi pendidikan:
    • Sekolah penggerak
    • Pergantian ujian nasional menjadi asesmen nasional.
  • Pembelajaran dari kurikulum darurat selama pandemi:
    • Fokus pada materi esensial lebih efektif daripada materi yang padat.

Kurikulum Merdeka

  • Disusun berdasarkan kompetensi yang ingin ditumbuhkan pada siswa.
  • Penekanan pada pemahaman dan penerapan materi, bukan hanya keluasan.
  • Fokus pada pengembangan karakter siswa.

Praktik Pembelajaran

  • Pembelajaran berbasis proyek yang lintas mata pelajaran:
    • Kolaborasi antara siswa dan guru untuk menciptakan karya.
    • Contoh proyek:
      • Penguatan profil pelajar Pancasila
      • Membuat karya seni
      • Merancang pentas budaya
      • Meneliti masalah sampah
      • Melestarikan ekosistem laut

Pengaturan Mata Pelajaran di SMA

  • Kelas 10: Mata pelajaran umum sama seperti SMP.
  • Kelas 11 dan 12: Pilihan mata pelajaran dari 4 kelompok:
    1. Kelompok Pelajaran MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
    2. Kelompok Pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)
    3. Kelompok Pelajaran Bahasa dan Budaya
    4. Kelompok Pelajaran Vokasi dan Prakarya
  • Tidak ada peminatan atau penjurusan.
  • Tujuan pemilihan mata pelajaran: sesuai dengan minat dan bakat siswa.

Peran Guru

  • Guru sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan dalam mengenali minat dan bakat siswa.

Implementasi Kurikulum Merdeka

  • Sudah diterapkan secara terbatas di sekolah penggerak.
  • Sekolah lain dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuai kesiapan.
  • Sekolah yang sudah beradaptasi dapat mengadopsi secara penuh, yang belum bisa secara parsial.
  • Pendaftaran dan pendataan untuk implementasi tidak melalui seleksi.