Coconote
AI notes
AI voice & video notes
Try for free
🏺
Zaman Prasejarah dan Kebudayaan Indonesia
Sep 4, 2024
Zaman Prasejarah di Indonesia
Pendahuluan
Abad 21: Kemudahan hidup dengan teknologi
Pentingnya memahami kehidupan manusia di masa lalu
Jejak budaya dan peninggalan sejarah
Pembabakan Zaman Prasejarah
Pembabakan berdasarkan teori arkeologi
Thomson: Tiga zaman prasejarah di Indonesia
Zaman Batu
Zaman Perunggu
Zaman Besi
R. Sukmono: Dua zaman prasejarah di Indonesia
Zaman Batu
Zaman Logam
Zaman Batu
1. Zaman Paleolitikum (Batu Tua)
Alat-alat batu kasar dan sederhana
Kehidupan berburu dan mengumpulkan makanan
Manusia purba hidup dalam kelompok kecil (10-15 orang)
Hidup nomaden, berlindung di gua
Penggunaan api (menggosok batu)
Manusia pendukung:
Pithecanthropus erectus
Megantropus paleojavanicus
Homo Wajakensis
Homo Soluensis
Kebudayaan:
Pacitan: Kapak denggam dan kapak perimbas
Ngandong: Alat dari tulang dan tanduk
2. Zaman Mesolitikum (Batu Tengah)
Manusia purba masih berguru dan mengumpulkan makanan
Hidup semi menetap di gua-gua
Kebudayaan:
Kjokern Modingan: Tumpukan kulit kerang
Abris Surosh: Peralatan dari batu dan tulang di gua
Lukisan gua: Cap tangan ritual dan kekuatan magis
3. Zaman Neolitikum (Batu Muda)
Homo sapiens, Ras Mongoloide, Austro Melanosoide
Kehidupan menetap dan bercocok tanam
Alat-alat lebih halus dan fungsional
Peninggalan terkenal:
Kapak lonjong dan kapak persegi
Mata panah, perhiasan, tembikar
Alat pemukul kulit kayu
4. Zaman Megalitikum (Batu Besar)
Kebudayaan bangunan besar untuk upacara
Dua gelombang penyebaran:
Megalitikum Tua (2500-1500 SM)
Megalitikum Muda (1000-10 SM)
Contoh: Menhir, dolmen, sarkofagus
Zaman Logam
Awal penggunaan logam dalam kehidupan
Tiga zaman logam:
Zaman Tembaga: Tak ada peninggalan di Indonesia
Zaman Perunggu: Peninggalan seperti candrasa, nekara, dan arca perunggu
Zaman Besi: Alat-alat besi seperti mata kapak dan mata sabit
Kesimpulan
Artefak sebagai jendela ke masa lalu
Memahami kehidupan manusia sebelum zaman modern
📄
Full transcript