Definisi: Penelitian yang tidak melibatkan angka atau metode kuantitatif.
Fokus pada:
Penjelasan
Pengalaman
Cerita
Observasi
Tujuan: Mengembangkan pemahaman mendalam tentang perilaku manusia, pikiran, dan karakteristik.
Kekuatan dari Penelitian Kualitatif
Pengaturan Naturalis:
Pendekatan non-eksperimental, mengamati situasi kehidupan nyata tanpa manipulasi.
Menghormati Individualitas:
Meningkatkan pemahaman dan penghormatan terhadap latar belakang dan perbedaan peserta.
Promosi Perubahan Sosial:
Memberikan wawasan tentang perilaku, kepercayaan, dan praktik budaya.
Kelemahan dari Penelitian Kualitatif
Memakan Waktu:
Pertanyaan terbuka dapat menyebabkan kelebihan data, memerlukan analisis ekstensif.
Subjektivitas dalam Analisis:
Perasaan pribadi peneliti dapat mempengaruhi interpretasi data, memerlukan kesadaran untuk menghindari bias.
Jenis-Jenis Penelitian Kualitatif
Studi Kasus:
Fokus pada pemahaman kasus tertentu (misalnya, mengapa seorang siswa adalah pembaca cepat).
Etnografi:
Mempelajari budaya dan praktik kelompok, tidak terbatas pada kelompok etnis (misalnya, karyawan pusat panggilan).
Fenomenologi:
Mengeksplorasi pengalaman hidup dan maknanya (misalnya, pengalaman warga senior menggunakan transportasi umum).
Analisis Konten dan Wacana:
Menganalisis penggunaan bahasa dan mode komunikasi (misalnya, dampak teknologi pada komunikasi).
Analisis Historis:
Mempelajari dampak peristiwa masa lalu pada masa kini dan masa depan (misalnya, efek dari revolusi EDSA).
Teori Berdasar:
Mengembangkan teori berdasarkan data yang dikumpulkan selama penelitian (misalnya, merawat pasien COVID-19).
Laporan Naratif:
Hanya menceritakan peristiwa masa lalu tanpa analisis dampaknya (misalnya, hasil dari program tutorial teman sebaya).
Biografi:
Mempelajari cerita hidup dan perjuangan individu (misalnya, kehidupan Gloria M. Arroyo).
Penelitian Tindakan:
Bertujuan untuk perubahan transformasional dalam kelas atau organisasi (misalnya, dampak OER pada keterampilan membaca siswa).
Kesimpulan
Penelitian kualitatif memberikan wawasan menyeluruh tentang pengalaman manusia dan praktik budaya, tetapi peneliti harus tetap waspada terhadap potensi subjektivitas dan bias dalam analisis mereka.