Catatan Kuliah: Keseimbangan Cairan dan Pengaturannya
Pengenalan
- Pembicara: Dr. Fika, Bagian Fisiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
- Topik: Keseimbangan cairan dalam tubuh manusia, melanjutkan dari topik sebelumnya tentang komposisi dan pergerakan cairan tubuh.
Konsep Keseimbangan Cairan
- Definisi: Keseimbangan cairan adalah saat jumlah cairan masuk sama dengan jumlah cairan keluar dari tubuh.
- Diagram Tubuh:
- Warna krem: tubuh.
- Warna putih: lingkungan eksternal.
- Cairan Ekstraseluler: Menjaga kadar terlarut dalam tubuh.
- Input Eksternal:
- Makanan, inhalasi, absorbsi tubuh, injeksi artifisial.
- Input Internal:
- Proses metabolisme dalam tubuh.
- Ekskresi: keringat, air mata, kulit.
Volume Cairan Tubuh
- Kompartemen Cairan Tubuh:
- Plasma: sekitar 3L.
- Cairan interstisial: 11L.
- Cairan intraseluler: 28L.
- Keseimbangan Air:
- Intake: 2300 mL/hari (ingesti dan metabolisme).
- Output: melalui kulit, paru-paru, keringat, feses, urine.
Kontrol Keseimbangan Cairan
- Osmoreseptor dan ADH (Antidiuretic Hormone):
- Osmoreseptor: Sel di hipotalamus, merespons perubahan osmolaritas.
- ADH: Hormon yang mengatur reabsorpsi air, diproduksi di hipotalamus.
- Mekanisme Rasa Haus:
- Dipicu oleh peningkatan osmolaritas cairan ekstraseluler atau penurunan volume dan tekanan arteri.
Mekanisme Pengaturan Cairan
- ADH dan Osmoreseptor:
- Peningkatan osmolaritas memicu pelepasan ADH, meningkatkan reabsorpsi air.
- Mekanisme Rasa Haus:
- Diatur oleh sistem saraf pusat.
- Aktivasi bila kadar natrium meningkat 2 mEq/L di atas normal.
Pengaruh Hormon
- Aldosteron: Mempertahankan keseimbangan garam dan volume cairan ekstraseluler.
- Osmolaritas Ekstraseluler:
- Penting untuk mencegah pergerakan osmotik air yang berlebihan antara sel dan cairan ekstrasel.
Kesimpulan
- Keseimbangan Cairan: Dicapai melalui kontrol yang ketat oleh mekanisme hormonal dan fisiologis lain.
- Relevansi: Penting untuk homeostasis dan kesehatan keseluruhan tubuh.
Terima kasih atas perhatiannya. Waasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.