Coconote
AI notes
AI voice & video notes
Try for free
🤝
Pentingnya Memenuhi Janji dalam Islam
Sep 10, 2024
📄
View transcript
🤓
Take quiz
🃏
Review flashcards
Catatan Kuliah tentang Memenuhi Janji
Pendahuluan
Membahas tentang pentingnya memenuhi janji dalam Islam.
Tiga martabat janji: kepada Allah, diri sendiri, dan sesama manusia.
Perintah untuk Memenuhi Janji
Surah Al-Isra' (ayat 34):
Penuhi semua perjanjian, baik dengan Allah, diri sendiri, maupun manusia.
Surah An-Nahl (ayat 91):
Penuhilah akat-akat perjanjianmu.
Ingat, apa yang dijanjikan akan dipertanyakan di hari kiamat.
Janji dengan Allah
Janji yang paling istimewa adalah yang dibuat sebelum kita diciptakan, yaitu mengakui keesaan Allah.
Keimanan:
Orang yang beriman wajib memenuhi perintah-perintah Allah.
Orang kafir tidak diwajibkan memenuhi perintah seperti shalat dan puasa.
Janji dengan Diri Sendiri dan Sesama Manusia
Menepati janji dengan orang lain adalah wajib setelah berjanji.
Ingkar janji dapat merugikan orang lain dan menunjukkan tanda kemunafikan.
Ketika kita berjanji, kita tidak boleh merasa terbebani; harus dipahami sebagai kebaikan bagi diri sendiri.
Menghindari Kemunafikan
Tanda-tanda kemunafikan:
Berbohong:
Sering berbohong adalah tanda kemunafikan.
Ingkar Janji:
Suka ingkar janji, harus berprinsip untuk tidak berjanji jika tidak yakin dapat memenuhi.
Amanat:
Tidak menjaga amanat adalah tanda kemunafikan.
Kemunafikan merusak iman dan kepercayaan dalam masyarakat.
Kewajiban dalam Menepati Janji
Dalam menepati janji, jangan merasa terbebani; itu untuk kebaikan bersama.
Contoh:
Jika melanggar perjanjian yang haram, harus dibatalkan.
Menegaskan pentingnya kejujuran dalam semua transaksi, baik dalam jual beli atau urusan pribadi.
Penutup
Janji yang tidak dipenuhi dapat menyebabkan kerugian dan ketidakpercayaan.
Penting untuk selalu introspeksi diri dalam memenuhi janji dan menjaga amanat.
Diskusi dan tanya jawab akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.
📄
Full transcript