Catatan Kuliah tentang Vektor
Pendahuluan
- Vektor adalah salah satu konsep penting dalam fisika.
- Dalam buku Saku Findo, vektor dibahas di Bab 3.
Besaran dalam Fisika
Jenis Besaran
- Besaran Pokok: Besaran yang tidak tergantung pada besaran lainnya.
- Besaran Turunan: Besaran yang berasal dari besaran pokok dan tergantung satu sama lain.
- Besaran Vektor: Memiliki besar dan arah.
- Besaran Skalar: Hanya memiliki besar tanpa arah.
Contoh Besaran Vektor dan Skalar
- Besaran Vektor: Kecepatan (misalnya 10 m/s ke timur).
- Besaran Skalar: Massa (misalnya 5 kg), Waktu (misalnya 10 menit).
Penggambaran Vektor
- Vektor digambarkan sebagai anak panah.
- Panjang anak panah: Mewakili besar vektor.
- Arah anak panah: Menunjukkan arah vektor.
Notasi Vektor
- Contoh: Vektor OA (O ke A).
- Ujung vektor menunjukkan arah.
Penjumlahan dan Pengurangan Vektor
Penjumlahan Vektor
-
Gaya F1 dan F2 dengan arah yang tetap.
-
Resultan R dapat dihitung dengan cara Jajaran Genjang.
- Langkah-langkah:
- Gambar F1 dan F2.
- Pindahkan F2 ke ujung F1.
- Resultan R ditunjukkan dari pangkal F1 ke ujung F2.
-
Rumus untuk mencari besar resultan:
[ R = \sqrt{F1^2 + F2^2 + 2F1F2 \cos(\alpha)} ]
Pengurangan Vektor
Metode Poligon
- Gambar vektor berurutan, pangkal vektor kedua diletakkan di ujung vektor pertama.
- Resultan dari pangkal awal hingga ujung akhir.
Contoh Soal
Soal 1
- Vektor A = 12 N, Vektor B = 10 N, sudut = 60 derajat.
-
Hitung selisih kedua vektor (pengurangan):
[ R = \sqrt{12^2 + 10^2 - 2 \cdot 12 \cdot 10 \cdot \cos(60)} ]
Soal 2
- Diketahui F1 = 3 N, F2 = 4 N.
- Hitung:
-
Resultan Maksimum: Arah sama, sudut = 0.
-
Resultan Minimum: Arah berlawanan, sudut = 180.
-
Rumus:
-
R maksimum:
[ R_{max} = \sqrt{F1^2 + F2^2 + 2F1F2} ]
-
R minimum:
[ R_{min} = F2 - F1 ]
Kesimpulan
- Penting untuk memahami perbedaan dan cara menghitung besaran vektor dan skalar serta penjumlahan dan pengurangan vektor.
- Penggambaran dan metode yang digunakan mempengaruhi hasil perhitungan.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.