Transcript for:
Menyambut Ramadan dengan Doa dan Ibadah

Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahiabbil alamin was [Musik] ahahi waahba rasulihi Sallallahu Alaihi Wasallam Usi Nafsi waakum bqwallahiqal muttaquun Fala tamutunna illa waanttum muslimunq taala ya ayyuhina amanlahq willaantum muslimun waq [Musik] Yaum teman-teman di mana pun berada Alhamdulillah atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur dari kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik mendapatkan limpahan kenikmatan dari Allah subhanahu wa taala kasih sayangnya ampunannya perbaikan menjadi lebih mulia disampaikanlah kita di Hari ini detik ini pada hari pertama di bulan Ramadan tahun 1446 Hijriah bersamaan dengan 1 Maret 205 masehi Mari kita Mengawali hari ini dengan terus meningkatkan rasa syukur kita k Allah subhanahu wa taala kegembiraan kita kebahagiaan kita Alhamdulillah dari sekian Allah yang berkehidupan kita yang masih diberikan kesempatan Sampai detik ini untuk merasakan nikmatnya Ramadan di tahun ini teman-teman tentu ketika mengawali Ramadan tidak semua perasaan yang menyertai setiap muslim atau bahkan Insan Beriman memiliki Satu Frekuensi rasa yang sama mungkin ada perbedaan-perbedaan ada yang merasakan kegembiraan yang melimpah ada yang mungkin standar-standar saja atau ada yang Bahkan baru mengawali Ramadan mungkin sudah menghitung Kapan Idul fitrinya kapan muliknya dan sebagainya untuk itu penting kiranya di pertemuan pertama ini kita mempelajari bagaimana Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam rasul yang sangat kita cintai Habibullah Memberikan pedoman kepada kita sehingga dengan pedoman itu kita memiliki satu rasa kita memiliki frekuensi yang sama untuk bisa menikmati Ramadan untuk bisa mendapati keistimewaan-keistimewaannya terlebih banyaknya limpahan kemuliaan yang tentunya bagi kita Insan Beriman sudah pasti mengetahui dengan informasi yang terus berulang setidaknya setiap tahun menjelang akan kemuliaan Ramadan baik dari pagi siang sore bahkan hingga malamnya 24 jam banyak sekali kemuliaan yang telah disampaikan oleh para guru kita mengingatkan berbagai riwayat yang tersambung pada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hari ini kita akan belajar tentang doa pertama yang disampaikan ditunjukkan dipraktikkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada kita semua Sejak pertama kali melihat menyaksikan Hilal awal Ramadan dengan doa inilah diharapkan kita bisa mendapatkan satu rasa Satu Frekuensi yang serupa seperti diisyaratkan nabi untuk menikmati Ramadan referensi doa ini kita bisa temukan di antaranya pada Hadis riwayat Al Imam at-tirmidzi radhiallahu taala Anhu nomor hadis [Musik] 3451 hadis riwayat Al Imam at-tirmidzi nomor hadis [Musik] 3451 demikian juga nanti Imam Ahmad meriwayatkan dalam musnadnya demikian Imam adddailami meriwayatkan pula dalam kitab sunannya nah teman-teman seluruh riwayat ini nanti tersambung pada sosok sahabat Mulia namanya sayidina thhah bin Ubaidillah salah satu di antara 10 sahabat yang melalui lisan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dijamin masuk surga tanpa hisab Minal mub Jannah yang diberikan kabar gembira melalui langsung lisan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sahabat yang sangat mulia beliau dalam catatan sejarah terdokumentasikan lahir di Kisaran 28 tahun sebelum hijrah termasuk golongan orang pertama yang masuk Islam dari 40 orangabialun beliau itu termasuk di golongan Del orang pertama wafat tahun 36 ah kemudian mengikuti perjalanan kehidupan dakwah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyertai bahkan pertahanan-pertahanan yang dilakukan oleh umat Islam dipimpin oleh nabi ketika banyak sekali serangan-serangan banyak sekali bukan hanya provokasi tapi tindakan-tindakan yang sangat menyulitkan umat Islam Satu Kali Saja beliau tidak menyertai ketika berada di Syam dalam peristiwa Badar kemudian terluka dalam beberapa kesempatan sehingga ada bagian tangan Beliau yang terluka dan itu terbawa sampai kehidupan beliau sampai menjelang wafatnya sehingga nabi pun memberikan komentar Jika anda ingin melihat seorang Syahid yang berjalan beraktivitas di muka bumi maka lihatlah kepada talhah bin Ubaidillah ee dan juga beberapa riwayat sampai kepada kita yang viral di kalangan sahabat Jika anda ingin menyaksikan orang yang sangat Dermawan orang yang konsisten dengan kebaikan orang yang konsisten dengan Kemuliaan Islam orang yang konsisten dengan perjuangan hingga wafatnya maka pandanglah thhah bin Ubaidillah wafat beliau dalam satu peristiwa fitnah besar dan wafat dalam keadaan Mulia seperti yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam isyaratkan Jika anda ingin melihat sosok Syahid yang beraktivitas berjalan di muka bumi yang nampak semua keteladanan nilai keislaman pada dirinya seperti dicontohkan dan diajarkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Maka itulah thhah bin Ubaidillah radhiallahu taala Anhu dan teman-teman yang paling menarik adalah Di antara sekian perjalanan kehidupan beliau beliau mendokumentasikan satu pedoman satu petunjuk satu doa yang disampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam pembuka Ramadan bahkan saat melihat Hilal pertama Ramadan dan inilah yang kelak didokumentasikan oleh Al Imam at-tirmidzi dan juga Imam Ahmad demikian pula Imam addilami dalam kitab-kitab hadis mereka yang bisa kita lacak dan bisa kita akses bahkan bisa kita runtut riwayatnya sampai dengan bertemu kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Si Fulan Si Fulan Si Fulan sampai ke nabi Nah selanjutnya setelah kita mengetahui Itu semua saya memohon izin untuk menyampaikan rangkaian transmisi periwayat ini dulu untuk menunjukkan satu betapa kuatnya refer yang tersambung dalam ajaran-ajaran Islam pada penutur awalnya tidak ada satu rangkaian Ibadah dalam Islam khususnya yang pokok yang tidak disertai dengan periwayat yang tersambung kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam semuanya runtut untuk menunjukkan orisinalitas validitas kredibilitas sekaligus yang paling mudah dipahami untuk menunjukkan bahwa agama ini benar petunjuknya benar dan sampaikan oleh orang yang benar dengan cara yang benar dan bisa kita temukan sampai bahkan kita berhidupan kini dan yang akan datang setelah itu kita pelajari inspirasi dari orang yang meriwayatkannya Kok bisa orang Ini meriwayatkan informasi dari nabi siapa beliau apa pujian nabi untuk beliau Bagaimana kehidupannya nah Ketika kita memilih profesi yang sama dengan sosok periwayat ini kita tiru keteladanannya sehingga kita bisa termasuk dalam ruang yang dipuji oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melalui sifat-sifat dimaksud baik teman-teman sekalian kita masuki keterangan nabinya dan ini biasakan oleh teman-teman yang saya coba Contohkan untuk membawa mushaf juga supaya nanti ketika kita membahas ada keterkaitan ada korelasi dan ada kemudahan ketersambungan kita untuk mengakses referensi-referensi yang mungkin bisa kita Rai kemudian kita sambungkan itu untuk ambungkan sanad ya naha Al Imam Tirmidzi rahimahullahu taala kemudian sanadnya langsung saya Sambungkan ke thhah thhah IBN Ubaidillah radhiallahu taala Anhu qa hadis riwayat sahabat thhah radhiallahu taala Anhu bin Ubaidillah beliau menyampaikan annan nabiya Sallallahu Alaihi Wasallam Sungguh saya tegaskan dan tanamkan pada hatimu yang paling dalam bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu ya nabiah Alaihi wasanail adalah kebiasaan beliau jika telah menyaksikan Hilal pertama di bulan Ramadan maka beliau kemudian menunjukkan kepada kita mencontohkan dengan doa apa doanya allahum ya Allah jadi Allah itu bentus bentuk tawadu bentuk merendah bentuk permohonan yang tinggi asalnya dari kata Ya Allah kemudian disatukan jadi dua kata Ya Allah kalau disatukan itu menjadi Allahumma bentuk standarnya Ya Allah jadi kalau Ya Allah itu itu bisa digunakan dalam bentuk standar kehidupan untuk menunjukkan Fitrah kita sebetulnya tersambung dengan Sang Pencipta ya kan misal begini Ketika anda keluar terus mendung tiba-tiba lisan Anda reflek mengatakan Ya Allah mendung ya kan nah sebetulnya itu gambaran bahwa kita itu bertuhan itu gambarannya kita itu menghamba kita itu punya Fitrah kebertuhanan ya kan bahkan ketika kita melihat sesuatu yang indah pun kita mengatakan Ya Allah kan orang-orang Arab tuh suka reflek walaupun dengar suara bagus dia katakan Ya Allah Ya Allah gitu kan Nah Allah gitu itu menunjukkan sebetulnya dia bertuhan ya Jadi kalau terasa sesuatu yang kurang mengenakkan keluar kalimat itu itu koreksi secara pribadi supaya kita menjadi lebih baik kalau kita menyaksikan satu kebaikan keluar kata itu itu menunjukkan bahwa dalam diri kita ada kemampuan untuk memuji Allah untuk menghamba puncaknya adalah kenal Allah makrifatullah Nah setelah kenal kemudian kita ingin terkoneksi kepada Allah dengan cara yang baik memohon segala kemuliaan maka gabungkan kata ya dengan Allah itu menjadi Allahumma Nah kalau sudah menjadi Allahumma ini bentuknya ini bentuk ketawaduan bentuk kerendahan diri kita bentuk kehalusan bentuk kehambaan jadi kalau berdoa menggunakan kata Allahumma maka merendahlah kita menghamba kita dan tawaduklah dalam memohon itu maksudnya ya mohon izin kalau saya agak panjangkan karena boleh jadi keterangan ini tidak begitu banyak didapatkan beliau kemudian berkata qa Allahumma ahillahu Ya Allah mohon hadirkan awal Ramadan itu kepada kita semua kepada kami ya Allah nah ini menunjukkan kita memohon kepada Allah untuk kebaikan yang merata ini petunjuk di dalam Islam kalau berdoa itu diupayakan tidak untuk maslahat sendiri saja ya kita berharap setiap orang bisa mendapatkan peluang kebaikannya karena itu seringki kita dapatkan seringkiali kita dapatkan di dalam Alqur'an doa-doa yang diiringi dengan kata gantinya damirnya menunjuk kepada banyak Nah kan Rabbana Atina Fid Dunya Hasanah wafil akhirati Hasanah waqina adabanar Nah kita ya Ya Allah mohon anugerahkan kepada kami ya saat kita menyebut kami itu rasakan bayangkan bahwa Ee Kita keluarga teman-teman kerabat orang-orang Islam di mana pun berada orang-orang beriman gu kan dianugerahkan kebaikan di dunia kemuliaan di akhirat Nah itu spiritnya yabana la in ak Ya Allah Kalau kami ini keliru karena lupa ya Maka mohon jangan dihukum dengan kekeliruan itu karena lupa itu yang menyebabkan kami berbuat salah nah itu sertakan Bagaimana dalam rangkaian kehidupan mungkin pernah berinteraksi kemudian ada kekeliruan yang berpotensi melahirkan kesalahan ya maka kita memohon dengan kalimat yang luas Nah di sini allahum ya nabi mengajarkan bagaimana doa itu dipancarkan Aura kebaikannya untuk semua untuk semesta Ya Allah mohon hadirkan awal Ramadan itu sejak nampak Hilal pertamanya hadirkan awal Ramadan ini kepada kami semua ya inilah kelembutan nabi terbiasa membawa semua bagian hamba Allah Untuk mendapatkan rahmatnya termasuk dalam peristiwa Isra Mikraj ya ketika Allah mengatakan asalamualaika ayyuhan nabi warahmatullah wabarakatuh Ya Allah memberikan satu pujian satu kemuliaan satu jaminan kebaikan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dengan kalimat langsung Assalamualaika semua jenis salam dianugerahkan kepadamu wahai Muhammad ya kan Sallallahu Alaihi Wasallam dan rahmat Allah dan keberkahannya dan nabi menginginkan memohon kepada Allah supaya Rahmat itu disebarkan pula bagi seluruh kalangan makhluk makluk-makhluknya [Musik] alalamu Ya Allah anugerahkan pula semua kebaikan yang terkandung dalam kata salam itu kepada kami hamba-hambamu Dan kepada golongan orang-orang yang Saleh di antara hamba-mu ya itulah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Allah ahahu Ya allah hadirkan awal Ramadan pada kami semua kalau kita di Indonesia kita Mohon hadirkan di seluruh bagian wilayah Indonesia ini kemudian di bagian-bagian dan tempat-tempat lain yang baikumni satu dengan rasa tenang nyaman dan nikmat ya Bil yumni dengan rasa tenang nyaman dan nikmat ini teman-teman pelajaran yang sangat penting karena boleh jadi ada yang mengawali Ramadan dengan perasaan belum tenang ya ah kemarin yang nunggu-nunggu Sidang isbat belum tenang ini nah yang siap-siap menghadapi Ramadan awal belum tenang ini gu kan Nah jadi bagaimana caranya ketika kita berhadapan dengan awal apapun kondisinya setelah ditetapkan Alhamdulillah tanggal 1 tenang maka tarawihnya juga harus dimulai dengan tenang puasanya dimulai dengan tenang Ya ada yang ketidaktenangannya dihadirkan dalam aspek materialistik misalnya aduh bagaimana sahurnya besok gitu kan bagaimana nanti bukanya Bagaimana Nah kita memohon yang pertama kepada Allah diajarkan oleh Nabi Bagaimana menghadapi Ramadan ini dari sejak awalnya sudah mendapatkan kenikmatan menikmati Ramadan Ya ada orang puasa belum tentu menikmatinya ada orang salat tarawih belum tentu menikmatinya Nah kita minta di awal sejak awal Ya Allah anugerahkan dari awal Ramadan ini perasaan nikmat perasaan tenang perasaan nyaman ketika salat nyaman ketika tilawah nyaman ketika berdoa itu nyaman ketika kita memohon itu at Ya ini yang diajarkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sehingga orang-orang yang hidup di masa nabi kalangan para sahabat-sahabat Mulia radhiallahu taala anhum Jamian itu ketika akan menghadapi Ramadan perasaannya sudah terkondisikan jiwanya sudah Enak gitu ya dan Semua amalan ternikmati saking nikmatnya larut dalam ibadah ya bisa berhenti itu aktivitas duniawi itu bisa rehat sejenak ya kemudian fokus menikmati ibadah salatnya nikmat baca Quran nikmat berlomba-lomba dalam kemuliaan jadi ada yang lomba dalam ibadah ritual ya itu yang disebut fastabiul Khairat gu ya berlomba dalam meningkatkan kebaikan ada yang berlomba dalam ibadah Harta Ya bagaimana bisa bersedekah Bagaimana bisa kemudian motivasinya sangat tinggi bukan hanya diukur dengan uang saja Bahkan bisa berbagi bukaan bisa berbagi hanya minuman bisa berbagi hanya kurma ya satu bisa dibagi bahkan air ir pun kalau diilustrasikan bisa satu tegukan itu bisa berbagi saking menikmatinya kenikmatan-kenikmatan besar dalam keistimewaan Ramadan itu ya Ini satu teman-teman Bagaimana menghadapi mengawali Ramadan dalam perasaan yang yang nikmat kemudianan Allah ahahu yang kedua memohon kepada Allah dari sejak awal Ramadan dianugerahkan kenikmatan Iman bertambahnya keimanan ini penting karena nanti standar penerimaan Ramadan yang tertinggi dan ini menjadi pokok penerimaan yang menghadirkan ampunan Allah subhanahu wa taala itu adalah penunaian rangkaian ibadah Ramadan dengan iman tegas nabi menyampaikan dalam hadis riwayat albukhari bahkan di Hadis Muslim disebutkan juga dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyampaikan Man rq [Musik] kemudi [Musik] atau siapun yang menunaikan rangkaian puasa Ramadan juga demikian salat malamnya tarawihnya yang didasari dengan keimanan dia lakukan karena Allah dia memperbaiki dirinya maka yang pertama Allah anugerahkan adalah ampunan dari seluruh dosa yang pernah ia kerjakan selama hidupnya Nah kita memohon kepada Allah supaya semua tindakan perilaku yang kita kerjakan dalam Ramadan menjadi ibadah yang dilandasi Iman Kalaupun kita bekerja niatkan ibadah Jadi kerjanya pakai Iman ah karena itu orang bekerja pakai Iman enggak mungkin korupsi karena meniatkan sebagai ibadah ya kan masa kerja ibadah kemudian maksiat kan enggak mungkin ya masa kerja pakai Iman kemudian mencuri kan enggak mungkin ya Enggak mungkin orang beriman itu mencuri ketika beriman ya dia merasa beriman kemudian mencuri ketika dia mencuri ada iman dalam dirinya itu mustahil enggak mungkin ketemu iman itu dengan perbuatan maksiat jadi kalau kita latih dalam puasa ini dengan kenikmatan Iman maka semua implementasi kehidupan kita itu pasti akan baik ya jadi ayah beriman jadi suami beriman jadi istri beriman jadi ibu beriman jadi anak ber Iman jadi pekerja beriman Pasti baik semua itu nah ini kita sedang berlatih memohon kepada Allah Supaya diberikan kekuatan untuk beriman dan dengan iman itu pembuktiannya amal saleh jadi minta sama Allah dari awal Ya Allah Ya bisa meningkat Iman sehingga dengan iman itu banyak beramal saleh jadi enggak putus Kenapa ini penting disampaikan sebab nanti ada yang dianugerahi secara merata di awal Ramadan semangat untuk ibadah tapi klasik nanti nih ya begitu ber Jalan Pertengahan mulai menurun kan kan seringkiali dalam ceramah-ceramah kultum kan begitu yaah atau bahasanya terjadi peningkatan atau kemajuan sapnya maju ke depan ya dari belakang maju kan seringkiali diilustrasikan demikian Nah kita minta sama Allah di awal dicontohkan nabi supaya kenikmatan beribadah itu dari awal konsisten terus ya sampai pertengahan sampai ujungnya bahkan kalau bisa naik naik naik inilah doanya Allahumma ahillahu kemudian yang ketiga wasalamati dan keselamatan ya keselamatan fisik keselamatan pikiran ya keselamatan jiwa ada yang imannya semangat ingin ibadah kemudian sudah tenang nyaman qadarallah tiba-tiba sakit misalnya ya sehingga tidak mampu menikmati itu dengan dengan baik maka kita berdoa dari awal mudah-mudahan saat menjalani Ramadan itu sehat sampai akhir Ya pikiran sehat tenang Ya tidak banyak sesuatu yang mengganggu jiwa juga sehat Jadi minta tenang nikmat bahagia minta kekuatan Iman ikhlas karena Allah bisa meningkat ibadah kemudian disertai dengan keadaan yang sehat yang Prima sampai akhir mengerjakan apapun walaupun puasa kerjanya tetap Prima ah makanya enggak ada yang masuk kantor yang dikejar musala tidur gitu kan tidur lagi ngantuk Lagi enggak ada ya dulu zaman-zaman nabi itu kan aktivitas-aktivitas terpadat dan terkuat justru berlangsung saat Ramadan Ya dalam peristiwa Badar ya kan itu kan berlangsung saat Ramadan dan viral kisahnya banyak sekali nilai-nilai perjuangan praktik perjuangan bahkan berlangsung di bulan Ramadan menunjukkan fisik yang Prima wasalamati Wal Islam ya kekuatan untuk berislam jadi muslim yang Paripurna Jadi kalau Iman tadi isiannya kepada hati Islam itu implementasi dalam bentuk amalannya ya rukunnya kan ada lima Yang pertama Bagaimana menjaga syahadat berislam kenal Allah dengan baik mencintai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan itu bisa diimplementasikan dengan belajar selama Ramadan kita belajar untuk mengenal Allah ya banyak baca buku banyak juga kita meningkatkan ibadah ya kemudian tentang Nabi baca sirah Nabi perjalanan kehidupan Nabi enggak usah terlalu banyak apa yang bisa ditiru dari nabi ambil selama Ramadan misalnya untuk tubuh kita dulu nabi kalau melihat gimana n atau belajar di lisan nabi kalau bicara gimana ya atau belajar nanti dalam tindakan ya dalam perilaku Lalu Anda yang berprofesi tertentu Silakan ambil sirah sesuai dengan profesinya masing-masing misal sebagai ayah Bagaimana ya Sebagai anak seperti apa Kalau bekerja nabi sebagai seorang ya yang beraktivitas dalam kehidupan duniawinya Bagaimana ini yang dipandu oleh Wahyu ya Sehingga mengajarkan kepada kita kan disebut rasul itu karena dipandu oleh Wahyu untuk mengajarkan kepada kita nah semua aspek kehidupan yang kita jalani itu petunjuknya sangat nyata ditampilkan dalam kehidupan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya nabi pernah berusaha juga bahkan nabi pernah menggembala nabi pernah berusaha sampai Merantau gitu kan Berniaga nabi menjadi Panglima di militer ada di rumah tangga ada Sebagai pribadi ada bertetangga ada nah apa nih topik yang mau dikeluarkan sehingga bisa berislam dengan Paripurna kemudian kita minta diberi kekuatan ber menunaikan ibadah syariat-syariat untuk menguatkan ee perilaku kehidupan kita misalnya diberikan kemampuan meningkatkan salat salatnya bukan hanya fardu tarawihnya meningkat sunahnya meningkat rawatibnya meningkat sehingga dengan itu kemampuan kita menjadi orang baik itu lebih optimal tanha Alil fahya Wal munkar kemudian kemampuan untuk berzakat setidaknya kita bisa berbagi walaupun tidak harus melihat kuantitasnya jumlahnya yang penting ada sesuatu yang kita keluarkan saya pernah sampaikan sebelum Ramadan kita bikin anggaran aja ya tiap hari walaupun Rp1.000 misalnya niatkan aja untuk memenuhi ya bagian kuota ibadah kita kita dapat pulsa 1000 setiap hari Alhamdulillah niatkan karena Allah mungkin nilainya itu berlnya secara spesifik menuhankan bulan menuhankan matahari atau semesta secara umum ya semesta misalnya berkata semesta gini bukan dalam konteks kiasan tapi betul-betul bertuhan dalam konteks Demikian maka nabi menegaskan tidak ya ya munculnya Hilal pertama ini bukan untuk dipertuhankan tapi menunjukkan kekuasaan Allah Rabbi ya pakai Rabb itu ya menunjukkan sifat rububiyah yang merawat sehingga dengan perawatan itu kita kenal Allah yang merawat alam rabbul Alamin Ya gimana kau bisa tiba-tiba muncul Hilal terus berubah ya kan dari situ bentuknya bisa berubah jadi agak berisi tengah-tengah tiba-tiba jadi bulat itu kok tiba-tiba bisa begitu Siapa yang merawatnya siapa yang menghadirkannya siapa yang menenggelamkannya dalam Kis Karan menit sebentar tiba-tiba hilang terus malamnya muncul bulan kemudian siang Bulannya hilang gitu kan dari mulai Fajar tiba-tiba muncul matahari yang mengatur itu siapa Kok bisa gitu kan ada hal yang demikian sebabnya Bagaimana sehingga muncul akibat seperti ini siapa yang membuat dan merawat itu semua Maka kalau kita kembalikan pasti ada yang mengatur nah dalam konteks kehidupan yang mengatur di Puncak tertingginya yang tidak ada yang mengaturnya lagi yang mencipta yang tidak ada yang menciptanya karena lagi itu disebut Tuhan namanya jadi kalau Tuhan itu kalau sudah Tuhan Khaliq yang mencipta segala sesuatu tidak ada pencipta lagi kalau masih ada pencipta itu bukan Tuhan namanya ya kan saya lahir dari rahim seorang ibu ibu dari Ibu lagi terus sampai Ke puncaknya Siapa yang menciptakan tuh yang paling akhir dari ibu kita nah yang tidak ada pencipta lagi itulah Tuhan Nah jadi nabi memberikan kesan kepada kita yang harus kita pakai dan gunakan rasionalitas kita adalah semua keteraturan yang ada di semesta ini ini pasti ada yang rawat enggak mungkin muncul tiba-tiba Nah puncaknya adalah Tuhan maka disebutkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di akhirnya Rabbi Ya Tuhan yang merawat aku menghadirkan aku ya membawa misi dalam kehidupan yang aku bawa ini diberikan kepadaku kata nabi ya warabbuka dan Hilal yang mencipta engkau juga yang menghadirkan engkau juga mengatur semesta ini Allah adalah Allah subhanahu wa taala Nah jadi ini kesadaran tertinggi memberi pesan kepada kita bagian pertama semua kegiatan kita itu harus dikemas dalam bentuk Tauhid Dalam rangka menuhankan Allah subhanahu wa taala dalam rangka mengenal Allah demikian puasa juga semua bentuk aktivitas ini puncaknya makrifatullah kenal Allah salat tuh sampai kenal Allah masa tarawih tiap malam rakaatnya banyak bacaannya panjang terus enggak kenal Allah ya Nah ini golnya kurang maksimal ya puasa cuma nahan lapar haus tapi enggak kenal Allah itu yang dituju apa ya kan kan Puncak puasa itu laakum tattaquun tattaquun itu kan meningkatnya takwa takwa itu puncak kedekatan kita kepada Allah Puncak kenalnya kita sama Allah ya sehingga menjadi dekat itu takwa namanya singkatnya begitu makanya orang takwa disebut taqi jamnya Muttaqin Kapan menjadi Muttaqin alladina yminuna Bil Ghaib ketika punya keyakinan sama Allah walaupun tak tampak dalam pandangan kita kita Yakin nih ada Allah kita merasa punya Tuhan saya sering katakan yang mahal Tuh ini merasa punya Allah itu mahal sekali Jadi kalau sedang ada masalah terus kita punya jiwa seperti itu saya punya Allah itu kuat sekali Insyaallah selesai ya Ada proyek belum jalan Saya punya Allah Allah sudah atur semua Nah itu memberikan kedamaian dan membuka visi baru ya di segalanya kalau sudah Merasa punya Allah itu stabil diberi promosi jabatan saya punya Allah ini cuma titipan enggak akan berlebihan ya kan Nah jadi dalam segala aspek latihan itu yang penting maka teman-teman lima bagian ini diajarkan oleh Nabi ditunjukkan ketika mengawali Ramadan Dengan mengatakan Allahumma ahillahuumni Iman wasti islambiukallah ya kalau teman-teman mau mengikuti boleh Allahumma ahillahu [Musik] wastiamukallah semoga bermanfaat semoga dirai semoga diberkahi Semoga diterima amal kita hari ini maafkan saya masih banyak keliru yang mungkin ditampilkan semoga Allah mengampuni kita semua menjadikan kita lebih baik darada sebelumnya [Musik] anah ahlranillahi W islama wuhammadin Shallahu Alaihi wasall nabianaasulanaallahu Al sayidina Muhammad waa alihibihi AJM waakhirwana subhanakallahummaabbana wabihamdika asaduaahailla Anta [Musik] nagfirukaubuhamdulillahbilamin wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh m