📖

168 Keindahan Bahasa Al-Quran dan Fi'il Ma'adi

May 24, 2025

Barawatul Quran: Keindahan Bahasa Al-Quran

Pengantar

  • Fokus pada fi'il ma'adi sebagai keindahan bahasa Al-Quran.
  • Fi'il ma'adi biasanya menunjukkan peristiwa yang telah berlalu dan berhenti.
  • Ada pengecualian dalam Al-Quran yang menunjukkan fi'il ma'adi tidak selalu berarti peristiwa yang telah selesai.

Fi'il Ma'adi dan Keindahan Bahasa Al-Quran

1. Peristiwa Berlalu

  • Qod: Menunjukkan peristiwa yang belum lama terjadi.
  • Ka'anah: Menunjukkan peristiwa yang telah lama berlalu.

2. Fi'il Ma'adi untuk Masa Depan

  • Digunakan untuk menunjukkan peristiwa yang akan terjadi, disebut mustaqbal.

3. Makna Istimroriyah

  • Menunjukkan perbuatan yang berlaku berterusan:
    • Biasanya menggunakan mudarik.
    • Dalam Al-Hikam atau Al-Amthal (kata-kata hikmah):
      • Manadima Manistasyara, Wama Khoba Manistakhoro: Kuat dari segi makna.

Contoh dalam Al-Quran

Sifat Sabitah

  • Fi'il ma'adi menunjukkan sifat yang tetap, berlaku sepanjang masa:
    • Surah An-Nisa' ayat 17 dan 96.
    • Wakanallahu Aliman Hakiman: Allah maha mengetahui dan bijaksana sepanjang masa.

Sifat Manusia

  • Al-Isra': Sifat sabitah manusia seperti tergesa-gesa (ajul), kufur (kafur), dan suka membantah (jadalan).
  • Ayat 11, 67, 100: Manusia sering tidak bersyukur dan terburu-buru.

Ibadah Melawan Sifat Sabitah

  • Melawan sifat negatif dalam diri adalah ibadah.
  • Sifat seperti: ajul, kafur, kotur, perlu dilawan untuk memperoleh pahala.
  • Ibn Qayyim: Melawan sifat diri adalah ibadah yang paling utama namun dilupakan.

Kesimpulan

  • Al-Quran memberikan panduan melalui fi'il ma'adi yang menunjukkan sifat dan tindakan yang harus diambil.
  • Memahami dan melawan sifat buruk dalam diri adalah bagian dari ibadah yang berkelanjutan.