🙏

Panduan Salat Jamak dan Qasar

Aug 18, 2024

Catatan Kuliah tentang Salat Jamak

Pendahuluan

  • Salat jamak: menggabungkan dua salat dalam satu waktu.
  • Contoh: Salat zuhur dan asar.

Jenis Salat Jamak

Jamak Takdim

  • Salat yang didahulukan.
  • Contoh: Salat asar dijamak ke waktu zuhur.

Jamak Takhir

  • Salat yang diakhirkan.
  • Contoh: Salat zuhur dijamak ke waktu asar.

Ketentuan Salat Jamak

  • Waktu: Salat yang dijamak harus dekat waktunya.
    • Contoh: Zuhur dekat asar, magrib dekat isya.
  • Subuh: Tidak bisa dijamak karena jauh dari isya dan zuhur.

Kondisi Menjamak

1. Masafah

  • Jarak yang cukup jauh.
  • Ukuran: sekitar 80-82 km.
  • Perjalanan yang melewati batas jarak disebut safar.

2. Masyaqah

  • Kondisi menyulitkan untuk menunaikan salat.
  • Contoh: Dokter yang melakukan operasi hingga waktu asar.
  • Kesulitan lebih diutamakan daripada jarak.

3. Cuaca

  • Dalam kondisi cuaca buruk (misal hujan), salat dapat dijamak.

Rakaat dalam Salat Jamak

  • Zuhur: 4 rakaat
  • Asar: 4 rakaat
  • Jika menjamak asar ke zuhur, total rakaat: 8 rakaat.

Qasar dalam Salat

  • Qasar: mengurangi jumlah rakaat.
  • Aturan: jumlah rakaat harus genap.
    • Zuhur: 4 (bisa dikurangi menjadi 2)
    • Magrib: 3 (tidak bisa dibagi)
    • Subuh: 2 (tidak bisa dikurangi)

Contoh Praktis Salat Jamak dan Qasar

  • Jika dalam perjalanan dan waktu sudah mendekati asar, bisa menjamak dan qasar.
    • Contoh: Salat zuhur 4 rakaat + asar 2 rakaat.
  • Dalam kondisi safar atau ada kebutuhan, bisa memilih untuk jamak dan qasar.

Kesimpulan

  • Salat jamak dan qasar memiliki ketentuan yang perlu diingat.
  • Penting untuk memahami situasi agar dapat menjalankan salat dengan baik.