Hukum Avogadro menjelaskan hubungan antara volume gas dan jumlah molekul.
Hipotesis: Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas dengan volume yang sama mengandung jumlah molekul yang sama.
Definisi
Volume Gas: V
Jumlah Molekul: N
Perbandingan volume gas sama dengan perbandingan jumlah molekulnya.
Contoh: Jika dua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama, maka:
[ \frac{V_1}{V_2} = \frac{N_1}{N_2} = \frac{a_1}{a_2} ]
di mana ( a ) adalah koefisien.
Contoh Soal
Contoh 1
Reaksi: N2 + H2 → NH3
Diketahui: Jumlah molekul H2 = 7,5 x 10^23
Pertanyaan: Jumlah molekul NH3 yang terbentuk?
Persamaan Reaksi:
Setarakan:
N: 2 H2 + N2 → 2 NH3
H: 3 H2 → 6 H
Penyelesaian
N1 (H2) = 7,5 x 10^23
N2 (NH3) = ?
( \frac{N_1}{N_2} = \frac{3}{2} )
Hitung:
( 3N_2 = 15 x 10^{23} )
N2 = 5 x 10^23
Jawaban: Jumlah molekul NH3 = 5 x 10^23.
Contoh 2
Gas Nitrogen: 8 liter, Molekul N2 = 4 x 10^23
Gas Oksigen: 12 liter, jumlah molekul O2 = ?
Penyelesaian
( \frac{V_1}{V_2} = \frac{N_1}{N_2} )
Hitung:
( \frac{8}{12} = \frac{4 x 10^{23}}{N_2} )
N2 = 6 x 10^23
Jawaban: Jumlah molekul O2 = 6 x 10^23.
Contoh 3
Reaksi: Cl2 + O2 → ClXOY
Diketahui: 60 ml Cl2, 150 ml O2, produk = 60 ml ClXOY
Penyelesaian
Perbandingan: 2:5:2
Koefisien untuk Cl: 4, O: 10
X = 2, Y = 5
Contoh 4
Reaksi: SO2 + O2 → SO3
Diketahui: 10 liter SO2, 6 liter O2
Penyelesaian
Setarakan koefisien: 2:1:2
Bandingkan volume gas yang habis bereaksi:
SO2 = 10 liter (habis)
O2 = 5 liter (sisa 1 liter)
SO3 = 10 liter
Kesimpulan
Hukum Avogadro penting untuk memahami hubungan antara volume gas dan jumlah molekulnya.
Penguasaan koefisien dan penyetaraan reaksi kimia sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan soal kimia.
Hukum Avogadro menjelaskan hubungan antara volume gas dan jumlah molekul.
Hipotesis: Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas dengan volume yang sama mengandung jumlah molekul yang sama.
Definisi
Volume Gas: V
Jumlah Molekul: N
Perbandingan volume gas sama dengan perbandingan jumlah molekulnya.
Contoh: Jika dua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama, maka:
[ \frac{V_1}{V_2} = \frac{N_1}{N_2} = \frac{a_1}{a_2} ]
di mana ( a ) adalah koefisien.
Contoh Soal
Contoh 1
Reaksi: N2 + H2 → NH3
Diketahui: Jumlah molekul H2 = 7,5 x 10^23
Pertanyaan: Jumlah molekul NH3 yang terbentuk?
Persamaan Reaksi:
Setarakan:
N: 2 H2 + N2 → 2 NH3
H: 3 H2 → 6 H
Penyelesaian
N1 (H2) = 7,5 x 10^23
N2 (NH3) = ?
( \frac{N_1}{N_2} = \frac{3}{2} )
Hitung:
( 3N_2 = 15 x 10^{23} )
N2 = 5 x 10^23
Jawaban: Jumlah molekul NH3 = 5 x 10^23.
Contoh 2
Gas Nitrogen: 8 liter, Molekul N2 = 4 x 10^23
Gas Oksigen: 12 liter, jumlah molekul O2 = ?
Penyelesaian
( \frac{V_1}{V_2} = \frac{N_1}{N_2} )
Hitung:
( \frac{8}{12} = \frac{4 x 10^{23}}{N_2} )
N2 = 6 x 10^23
Jawaban: Jumlah molekul O2 = 6 x 10^23.
Contoh 3
Reaksi: Cl2 + O2 → ClXOY
Diketahui: 60 ml Cl2, 150 ml O2, produk = 60 ml ClXOY
Penyelesaian
Perbandingan: 2:5:2
Koefisien untuk Cl: 4, O: 10
X = 2, Y = 5
Contoh 4
Reaksi: SO2 + O2 → SO3
Diketahui: 10 liter SO2, 6 liter O2
Penyelesaian
Setarakan koefisien: 2:1:2
Bandingkan volume gas yang habis bereaksi:
SO2 = 10 liter (habis)
O2 = 5 liter (sisa 1 liter)
SO3 = 10 liter
Kesimpulan
Hukum Avogadro penting untuk memahami hubungan antara volume gas dan jumlah molekulnya.
Penguasaan koefisien dan penyetaraan reaksi kimia sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan soal kimia.